Selasa, 19 Desember 2017 15:07:52 WIB


Suka dan duka mewarnai pasar properti di sepanjang tahun 2017. Pada paruh kedua, Rumah.com Property Index menunjukkan median harga properti residensial secara nasional berada pada titik 103 atau naik tipis 0,39% secara quarter-on-quarter (q-o-q) dari Q1 2017.

Kenaikan Property Index secara nasional pada Q2 2017 (q-o-q) disebabkan oleh kenaikan median harga di sejumlah kawasan yakni DKI Jakarta (2,4%), Jawa Tengah (4,27%), serta Banten (0,65%). Sementara itu Jawa Barat, salah satu kawasan penyuplai residensial terbesar, mengalami penurunan sebesar 1,1%. 

Sementara statistik Perbankan Indonesia mencatat nilai kredit pembiayaan kembali mengalami kenaikan hingga mencapai Rp26.877 triliun. Peningkatan ini lebih tinggi dari nilai kredit pada tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukan adanya optimisime di kalangan pelaku bisnis di industri properti, khususnya apartemen.

“Dengan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% yang ditargetkan Pemerintah di tahun 2017, kami melihat kemampuan Pemerintah dalam mendorong laju ekonomi nasional ke arah yang lebih baik,” kata Jeffry Yamin selaku Marketing Direktur Green Pramuka City dalam acara media gathering ‘Kaleidoskop 2017 dan Overview 2018’.

“Ditambah dengan diterapkannya berbagai kebijakan yang bertujuan untuk memberikan stimulus pada sektor properti seperti BI 7-Day Repo Rate, Tax Amnesty, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Paket Kebijakan Ekonomi (PKE), dan pembangunan infrastruktur. Kami optimistis hal tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri properti, termasuk hunian vertikal seperti apartemen,” imbuhnya.

Adapun berdasarkan data Bank Indonesia, indikasi peningkatan pertumbuhan kredit baru pada Q2 2017 diantaranya Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), yang mencatatkan kenaikan tertinggi yakni sebesar 70,7% pada Q2 2017.

Untuk segmen apartemen, rasio NPL tertinggi berasal dari apartemen dengan luas kurang dari 21m2 sebesar 5,52%. Sementara rasio NPL terendah apartemen berasal dari tipe besar (di atas 70 m2) sebesar 1,77%.